Masyarakat tradisional Jawa sangat mengenal dan menghormati Walisongo, yaitu Sembilan Wali, ahli agama yang pertama kali memperkenalkan dan menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Pada waktu itu penduduk Jawa masih sedikit, tanah yang dipergunakan untuk berkebun dan bersawah juga masih sedikit, sebagian besar masih berupa hutan.
Kondisi alam yang subur dan iklim tropis yang nyaman telah mengantar tumbuhnya kehidupan masyarakat yang tertata dan berbudaya. Sudah lama berkembang bentuk pemerintahan kerajaan lengkap dengan birokrasinya yang menggerakkan jalannya tata praja yang diduduki oleh orang-orang Jawa sendiri.
Bentuk pemerintahan kerajaan adalah pengaruh dari budaya Hindu, sebelumnya pemerintahan asli berbentuk Kabuyutan yang dipimpin oleh Ki Buyut ( Orang tua bijak yang jadi panutan).
Kondisi alam yang subur dan iklim tropis yang nyaman telah mengantar tumbuhnya kehidupan masyarakat yang tertata dan berbudaya. Sudah lama berkembang bentuk pemerintahan kerajaan lengkap dengan birokrasinya yang menggerakkan jalannya tata praja yang diduduki oleh orang-orang Jawa sendiri.
Bentuk pemerintahan kerajaan adalah pengaruh dari budaya Hindu, sebelumnya pemerintahan asli berbentuk Kabuyutan yang dipimpin oleh Ki Buyut ( Orang tua bijak yang jadi panutan).

